Pengungkapan

Konsultan Pajak Jakarta Jasa - Bentuk Primer Pelaporan

Untuk semua penggabungan usaha, pengungkapan berikut harus dibuat dalam laporan keuangan pada periode terjadinya penggabungan usaha:
(a)    nama dan penjelasan tentang perusahaan yang bergabung;
(b)    metode akuntansi yang digunakan untuk penggabungan usaha tersebut;
(c)    tanggal efektif penggabungan usaha untuk tujuan akuntansi;
(d)    operasi atau kegiatan usaha yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat penggabungan usaha tersebut.

Untuk penggabungan usaha yang merupakan akuisisi, pengungkapan tambahan berikut dalam laporan keuangan harus dibuat pada periode terjadinya akuisisi:
(a)    persentase saham berhak suara yang diperoleh;
(b)    biaya perolehan (acquisition cost) dan penjelasan tentang harga bell yang telah dibayar atau terhutang secara kontinjen (contingently payable); dan
(c)    sifat dan jumlah penyisihan untuk beban restrukturisasi dan beban penutupan pabrik yang timbul akibat akuisisi dan diakui pada tanggal akuisisi.

Laporan keuangan harus mengungkapkan:
(a)    perlakuan akuntansi goodwill termasuk periode amortisasinya;
(b)    apabila masa manfaat goodwill lebih dari lima tahun, penjelasan tentang alasan dan pertimbangan yang digunakan;
(c)    apabila goodwill tidak diamortisasikan dengan metode garis lurus, metode yang digunakan serta alasan kenapa metode tersebut dianggap lebih tepat daripada metode garis lurus;
(d)    rekonsiliasi goodwill•pada saat awal dan akihr periode yang menunjukkan:
(i)    jumlah bruto goodwill dan akumulasi amortisasinya pada awal periode;
(ii)    tambahan goodwill yang dibukukan selama periode berjalan;
(iii)    jumlah amortisasi selama periode berjalan;
(iv)    penyesuaian yang dilakukan akibat adanya identifikasi susulan atau perubahan nilai aktiva dan kewajiban setelah tanggal akuisisi;
(v)    penghapusbukuan goodwill yang dilakukan selama periode berjalan; dan
(vi)    jumlah bruto goodwill dan akumulasi amortisasinya pada akhir periode.

Dalam suatu akuisisi, jika nilai wajar aktiva dan kewajiban atau harga bell (purchase consideration) hanya akan dapat ditentukan pada akhir periode akuisisi dilaksanakan, hal tersebut harus diungkapkan beserta alasannya. Jika setelah tanggal akuisisi terdapat penyesuaian atas taksiran nilai wajar tersebut, penyesuaian tersebut harus diungkapkan dan dijelaskan dalam laporan keuangan pada periode terjadinya.

Untuk suatu penggabungan usaha yang merupakan penyatuan kepemilikan (uniting of interest), pengungkapan tambahan berikut harus dibuat dalam laporan keuangan pada periode terjadinya:
(a)    penjelasan dan jumlah saham yang diterbitkan, serta persentase saham berhak suara setiap perusahaan yang dipertukarkan untuk melaksanakan penyatuan kepemilikan tersebut;
(b)    jumlah aktiva dan kewajiban yang diserahkan oleh setiap perusahaan; dan
(c)    pendapatan penjualan, pendapatan operasional Iainnya, pos luar biasa, dan labs bersih (rugi) dari masing-masing perusahaan untuk periode sebelum penggabungan, yang termasuk dalam laba bersih (rugi) yang disajikan dalam laporan keuangan gabungan.

Untuk penggabungan usaha yang terjadi setelah tanggal neraca, harus dibuat pengungkapan sebagaimana dijelaskan pada paragraf 90 – 94. Jika pengungkapan tersebut tidak mungkin dibuat maka fakta tersebut harus diungkapkan.

Apabila Anda membutuhkan Jasa Konsultan Pajak silahkan  untuk menghubungi kami baik untuk konsultasi maupun berminat menggunakan jasa kami. Kami akan segera merespon pertanyaan Anda secepat yang bisa kami lakukan. Terima kasih.

Mitra Konsultindo Jasa Konsultan Pajak

Phone          : 082112290033
Telpon          : (021) 589 07 177
Email            : mitrakonsultindo99@gmail.com
Website     : www.mitrakonsultindo.co.id

Copyright © Mitra Konsultindo – Konsultan Pajak ®

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *