Pengungkapan Umum

Konsultan Pajak Jakarta Jasa , Perlakuan Akuntansi Keuntungan Kontinjensi

Laporan keuangan harus mengungkapkan hal-hal berikut untuk setiap golongan aktiva tidak berwujud, dengan membedakan antara aktiva tidak berwujud yang dihasilkan secara intern dan aktiva tidak berwujud lainnya:

  1.  masa manfaat atau tingkat amortisasi yang digunakan;
  2. metode amortisasi yang digunakan;
  3. Nilai tercatat bruto dan akumulasi amortisasi (yang digabungkan dengan akumulasi rugi penurunan nilai) pada awal dan akhir periode
  4. unsur pads laporan keuangan yang di dalamnya terdapat amortisasi aktiva tidak berwujud; dan
  5. rekonsiliasi nilai tercatat pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan:
    (i) penambahan aktiva tidak berwujud yang terjadi, dengan              mengungkapkan secara terpisah penambahan yang berasal dari pengembangan di dalam perusahaan dan dari penggabungan usaha;
    (ii) penghentian dan pelepasan aktiva tidak berwujud;
    (iii) rugi penurunan nilai yang diakui pada laporan laba rugi periode berjalan sesuai dengan PSAK 48: Penurunan Mai Aktiva (jika ada);
    (iv) rugi penurunan Mai yang dibalik pada laporan laba rugi periode berjalan sesuai dengan PSA K 48: Penurunan Mai Aktiva (jika ada);
    (v) amortisasi yang diakui selama periode berjalan;
    (vi) selisih kurs neto yang timbul dari penjabaran laporan keuangan suatu entitas asing; dan
    (vii) perubahan lainnya dalam nilai tercatat selama periode berjalan. Informasi komparatif tidak dibutuhkan

Suatu golongan aktiva tidak berwujud adalah sekumpulan aktiva yang karakteristik dan penggunaannya dalam operasi perusahaan serupa. Contoh golongan aktiva tidak berwujud adalah:

  1. nama merek;
  2. piranti lunak komputer;
  3. lisensi dan waralaba;
  4. hak cipta, paten, dan hak kekayaan intelektual lainnya;
  5. resep, formula, model, desain, dan prototipe; dan
  6. aktiva tidak berwujud dalam pengembangan.

Golongan-golongan di atas dapat lebih diperinci (atau digabungkan) menjadi golongan yang lebih kecil (besar) sepanjang dapat menghasilkan informasi yang lebih relevan bagi pemakai laporan keuangan.

Di samping mengungkapkan informasi yang disyaratkan pada penjelasan sebelumnya, perusahaan juga perlu mengungkapkan informasi mengenai aktiva yang mengalami penurunan nilai sesuai dengan PSAK 48.

Perusahaan mengungkapkan karakteristik dan upaya dalam perubahan estimasi akuntansi yang mempunyai dampak material dalam periode berjalan atau yang diperkirakan akan memiliki dampak material dalam periode-periode selanjutnya sesuai dengan PSAK 25: Laba atau Rugi Bersih untuk Periode Berjalan, Kesalahan Mendasar, dan Perubahan Kebijakan Akuntansi. Pengungkapan tersebut dapat timbul dari perubahan dalam:

  1.  periode amortisasi;
  2. metode amortisasi; atau
  3. nilai sisa.

Laporan keuangan juga harus mengungkapkan:

  1. alasan perusahaan tidak mengikuti asumsi umum, yaitu masa manfaat suatu aktiva tidak berwujud tidak akan melebihi 20 tahun sejak tanggal aktiva tersebut tersedia untuk digunakan jika suatu aktiva tidak berwujud diamortisasi selama lebih dari 20 tahun; dalam memberikan alasan tersebut, perusahaan harus menjelaskan faktor-faktor penting da/am menentukan masa manfaat aktiva
  2. penjelasan, nilai tercatat dan periode amortisasi yang tersisa dari setiap aktiva tidak berwujud yang material bagi laporan keuangan secara keseluruhan;
  3. keberadaan dan nilai tercatat aktiva tidak berwujud yang hak penggunaannya dibatasi dan nilai tercatat aktiva Oak berwujud yang ditentukan sebagai jaminan atas utang; dan
  4. jumlah komitmen untuk memperoleh aktiva tidak berwujud.

Ketika perusahaan menjelaskan faktor-faktor penting dalam menentukan masa manfaat aktiva tidak berwujud yang diamortisasi selama lebih dari 20 tahun, perusahaan juga harus mempertimbangkan faktor-faktor yang disebutkan pada paragraf 59.

Apabila Anda membutuhkan Jasa Konsultan Pajak silahkan  untuk menghubungi kami baik untuk konsultasi maupun berminat menggunakan jasa kami. Kami akan segera merespon pertanyaan Anda secepat yang bisa kami lakukan. Terima kasih.

Mitra Konsultindo Jasa Konsultan Pajak

Phone          : 082112290033
Telpon          : (021) 589 07 177
Email            : mitrakonsultindo99@gmail.com
Website     : www.mitrakonsultindo.co.id
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *