Pemulihan Kembali Nilai Tercatat – Rugi Penurunan Nilai

Konsultan Pajak Jakarta Jasa , Peristiwa Setelah Tanggal Neraca 2

Untuk menentukan apakah suatu aktiva telah mengalami penurunan nilai, perusahaan menerapkan PSAK 48: Penurunan Nilai Aktiva. PSAK tersebut menjelaskan bagaimana perusahaan meninjau ulang nilai tercatat aktivanya dan bagaimana perusahaan mengakui atau membalik rugi penurunan nilai.

Di samping persyaratan persyaratan yang ditentukan dalam PSAK 48: Penurunan Nilai Aktiva, suatu perusahaan harus mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali dad aktiva tidak berwujud berikut ini, paling tidak pada dap akhir tahun buku, walaupun tidak terdapat indikasi bahwa aktiva tersebut mengalami penurunan nilai, yakni :

  • aktiva tidak berwujud yang belum slap untuk digunakan; dan
  • aktiva tidak berwujud yang diamortisasi selama lebih dari 20 tahun sejak saat aktiva siap digunakan.
    Nilai yang dapat diperoleh kembali harus ditentukan sesuai dengan PSAK 48 dan rugi penurunan nilai harus diakui semestinya.

Kemampuan suatu aktiva tidak berwujud untuk menghasilkan manfaat ekonomis masa depan yang memadai untuk menutup biayanya, sulit diketahui secara pasti sampai

aktiva tersebut slap digunakan. Oleh karena itu, Pernyataan ini mensyaratkan perusahaan untuk melakukan pengujian, paling tidak setahun sekali, terhadap penurunan nilai tercatat aktiva tidak berwujud yang belum slap untuk digunakan.

Kadang-kadang sulit untuk mengidentifikasi apakah suatu aktiva tidak berwujud telah mengalami penurunan nilai karena, antara lain, tidak selalu ada bukti keusangan yang nyata. Kesulitan ini timbul terutama jika aktiva tidak berwujud memiliki masa manfaat yang lama. Oleh karena itu, Pernyataan ini mensyaratkan, sebagai suatu persyaratan minimum, perhitungan tahunan atas jumlah yang dapat diperoleh kembali dari suatu aktiva tidak berwujud jika masa manfaatnya melebihi 20 tahun sejak tanggal aktiva tersebut untuk digunakan.

Ketentuan untuk melakukan pengujian tahunan atas penurunan nilai suatu aktiva tidak berwujud berlaku jika estimasi kini dari masa manfaat aktiva melebihi 20 tahun sejak saat aktiva tersebut untuk digunakan. Dengan demikian, jika pada saat pengakuan awal aktiva tidak berwujud tersebut masa manfaatnya diestimasi kurang dari 20 tahun, tetapi kemudian perusahaan melakukan pengeluaran untuk memperpanjang masa manfaat aktiva tersebut menjadi lebih dari 20 tahun, maka perusahaan harus melaksanakan pengujian penurunan nilai sebagaimana diatur dalam paragraf sebelumnya.

Apabila Anda membutuhkan Jasa Konsultan Pajak silahkan  untuk menghubungi kami baik untuk konsultasi maupun berminat menggunakan jasa kami. Kami akan segera merespon pertanyaan Anda secepat yang bisa kami lakukan. Terima kasih.

Mitra Konsultindo Jasa Konsultan Pajak

Phone          : 082112290033
Telpon          : (021) 589 07 177
Email            : mitrakonsultindo99@gmail.com
Website     : www.mitrakonsultindo.co.id
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *