Konsultan Pajak Jakarta Jasa – Definisi Pendapatan, Beban, Hasil, Aktiva, dan Kewajiban Segmen

Konsultan Pajak Jakarta Jasa │ Jasa Pembukuan Akuntansi Laporan Keuangan │ Jasa Audit | Konsultan Manajemen Bisnis | Jasa Pembuatan Perusahaan & Izin Usaha

16 Istilah-istilah tambahan, berikut dengan definisinya, digunakan dalam Pernyataan

Pendapatan segmen adalah pendapatan yang dilaporkan dalam laporan laba rugi perusahaan yang secara langsung dapat dikaitkan dengan suatu segmen dan porsi yang relevan dari pendapatan perusahaan yang dapat dialokasikan secara rasional kepada suatu segmen, balk berasal dari penjualan kepada pelanggan ekstern maupun dan transaksi dengan segmen lainnya dalam perusahaan yang sama. Pendapatan segmen tidak mencakup:
(a) pos pos luar biasa;
(b) penghasilan bunga atau dividen, termasuk bunga yang diperoleh atas uang muka atau pinjaman kepada segmen lain, kecuali jika operasi utama segmen ialah jasa keuangan; atau
(c) keuntungan penjualan investasi atau keuntungan penyelesaian utang kecuali jika operasi utama segmen ialah jasa keuangan.

Pendapatan segmen mencakup bagian perusahaan atas laba atau rugi perusahaan asosiasi, usaha patungan (joint ventures), atau in vestasi lainnya yang dilaporkan berdasarkan metode ekuitas, hanya jika pos-pos tersebut termasuk dalam pendapatan konsolidasi atau pendapatan perusahaan keseluruhan.

Pendapatan segmen mencakup bagian pendapatan peserta usaha patungan (oint venture) pada entitas yang dikendalikan bersama yang dilaporkan berdasarkan metode konsolidasi secara proporsional sesuai dengan PSAK 12: Pelaporan Keuangan mengenai Bagian
Partisipasi dalam Pengendalian Bersama Operasi dan Aset.

Beban seqmen adalah beban aktivitas operasi suatu segmen yang secara langsung dapat dikaitkan dengan segmen tersebut dan porsi rele van beban yang dapat dialokasikan secara rasional kepada segmen tersebut, termasuk beban yang berkaitan dengan penjualan kepada pelanggan ekstern dan beban yang berkaitan dengan transaksi kepada segmen lainnya dalam perusahaan yang sama. Beban segmen tidak mencakup:
(a) pos pos luar biasa;
(b) bunga, termasuk bunga atas uang muka atau pinjaman dari segmen lain, kecuali jika operasi utama segmen ialah jasa keuangan;
(c) kerugian penjualan investasi atau kerugian penyelesaian utang kecuali jika operasi utama segmen ialah jasa keuangan;
(d) bagian perusahaan atas kerugian perusahaan asosiasi, usaha patungan (oint venture), atau investasi lainnya yang dilaporkan berdasarkan metode ekuitas;
(e) beban pajak penghasilan; atau
(f) beban umum dan administrasi, beban kantor pusat, dan beban lainnya yang terjadi di tingkat perusahaan dan berkaitan dengan perusahaan secara keseluruhan. Akan tetapi, kadang-kadang beban perusahaan terjadi untuk kepentingan segmen. Beban tersebut merupakan beban segmen jika berkaitan dengan kegiatan operasi segmen dan biaya-biaya tersebut dapat dikaitkan secara langsung dengan segmen atau dialokasikan kepada segmen secara rasional.

Beban segmen mencakup bagian peserta usaha patungan (joint venture) dalam beban pada entitas yang dikendalikan bersama yang dilaporkan berdasarkan metode konsolidasi secara proporsional sesuai dengan PSAK 12: Pelaporan Keuangan mengenai Bagian Partisipasi dalam Pengendalian Bersama Operasi dan Aset.

Untuk suatu segmen yang operasi utamanya di bidang jasa keuangan, pendapatan dan beban bunga dapat dilaporkan sebagai suatu jumlah neto untuk tujuan pelaporan segmen hanya jika pos-pos tersebut sating dikurangkan dalam laporan keuangan konsolidasi atau perusahaan.

Hasil seqmen adalah pendapatan segmen dikurangi beban segmen. Hasil segmen ditentukan sebelum disesuaikan dengan hak minoritas.

Aktiva segmen adalah aktiva operasi yang digunakan segmen dalam aktivitas operasinya dan dapat dikaitkan secara langsung dengan segmen tersebut atau dialokasikan ke segmen tersebut secara rasional.

Jika hasil suatu segmen mencakup penghasilan bunga dan dividen, aktiva segmen tersebut mencakup pos-pos yang terkait dengan penghasilan bunga dan dividen tersebut, seperti: piutang, pinjaman, investasi, atau pendapatan lain dad aktiva produktif.

Dalam aktiva segmen tidak termasuk aktiva pajak penghasilan (misalnya, PPh dibayar di muka dan aktiva pajak tangguhan).

Aktiva segmen meliputi investasi yang dilaporkan berdasarkan metode ekuitas hanya jika laba atau rugi investasi tersebut tercakup dalam pendapatan segmen. Aktiva segmen mencakup bagian peserta usaha patungan (joint venture) dalam aktiva operasi pada entitas yang dikendalikan bersama yang dilaporkan berdasarkan metode konsolidasi secara proporsional sesuai dengan PSAK 12: Pelaporan Keuangan mengenai Bagian Partisipasi dalam Pengendalian Bersama Operasi dan Aset.

Aktiva segmen ditentukan setelah dikurangi penyisihan terkait, yang dilaporkan secara sating hapus dalam neraca.

Kewajiban segmen adalah kewajiban operasi yang timbul dari kegiatan operasi suatu segmen dan dapat secara langsung dikaitkan dengan segmen tersebut atau dapat dialokasikan kepada segmen tersebut secara rasional. Jika hasil suatu segmen mencakup beban bunga, kewajiban segmennya mencakup kewajiban berbunga terkait.

Kewajiban segmen mencakup bagian peserta usaha patungan dalam kewajiban pada entitas yang dikendalikan bersama yang dilaporkan berdasarkan metode konso/idasi secara proporsional sesuai dengan PSAK 12: Pelaporan Keuangan mengenai Bagian Partisipasi dalam Pengendalian Bersama Operasi dan Aset.

Di dalam kewajiban segmen tidak termasuk kewajiban pajak penghasilan.

Kebijakan akuntansi segmen adalah kebyakan akuntansi yang digunakan untuk menyusun dan men yajikan laporan keuangan konsolidasi kelompok atau perusahaan dan juga kebyakan akuntansi yang khusus terkait dengan pelaporan segmen.

Organ perusahaan yanq berwenanq adalah suatu unit dalam organisasi atau perusahaan yang berdasarkan peraturan perundang-undangan dan/atau peraturan perusahaan yang berlaku, mempunyai wewenang untuk mengambil putusan tertentu dan/atau melaksanakan tindakan tertentu. Contoh organ perusahaan yang berwenang ialah De wan Direksi, De wan Komisaris, dan Rapat Umum Pemegang Saham

17 Di dalam definisi pendapatan segmen, beban segmen, aktiva segmen, dan kewajiban segmen termasuk jumlah yang secara Iangsung dapat dikaitkan dengan segmen dan jumlah yang dapat dialokasikan kepada segmen secara rasional. Perusahaan memandang sistem pelaporan keuangan internnya sebagai titik awal untuk mengidentifikasi unsur-unsur yang berkaitan Iangsung dengan segmen atau dapat dialokasikan secara rasional kepada segmen. Penjelasan di atas mengandung asumsi bahwa jumlah-jumlah yang telah diidentifikasi dalam berbagai segmen untuk tujuan pelaporan keuangan intern ialah jumlah-jumlah yang terkait secara Iangsung dengan segmen atau dapat dialokasikan secara rasional kepada segmen untuk tujuan pengukuran pendapatan, beban, aktiva, dan kewajiban segmen dari segmen dilaporkan.

18 Dalam beberapa kasus, suatu pendapatan, beban, aktiva, atau kewajiban dapat dialokasikan ke berbagai segmen untuk tujuan pelaporan keuangan intern yang dapat dimengerti oleh manajemen perusahaan. Namun, alokasi itu dapat dianggap subjektif, arbitrer, atau sulit dimengerti oleh pengguna laporan keuangan ekstern. Alokasi semacam itu bukan alokasi yang dilakukan secara rasional seperti yang dimaksud dalam definisi pendapatan segmen, beban segmen, aktiva segmen, atau kewajiban segmen dalam Pernyataan ini. Sebaliknya, perusahaan dapat memilih untuk tidak mengalokasikan beberapa unsur pendapatan, beban, aktiva, atau kewajiban untuk tujuan pelaporan keuangan intern walaupun terdapat dasar yang rasional untuk melakukannya. Unsur tersebut dialokasikan sesuai dengan definisi pendapatan segmen, beban segmen, aktiva segmen, atau kewajiban segmen dalam Pernyataan ini.

19 Contoh aktiva segmen ialah aktiva lancar yang digunakan dalam kegiatan operasi segmen, aktiva tetap, aktiva sewa guna usaha secara finance lease (PSAK 30: Akuntansi Sewa Guna Usaha), dan aktiva tidak berwujud. Jika suatu pos penyusutan atau amortisasi dimasukkan ke dalam beban segmen, aktiva terkait dengan penyusutan atau amortisasi tersebut juga dimasukkan ke dalam aktiva segmen. Aktiva segmen tidak mencakup aktiva yang digunakan untuk kepentingan perusahaan secara umum atau untuk kantor pusat. Aktiva segmen mencakup aktiva operasi yang dimanfaatkan oleh dua segmen atau lebih, apabila terdapat dasar alokasi yang rasional. Aktiva segmen mencakup muhibah (goodwill) yang secara langsung dapat dikaitkan dengan segmen atau dapat dialokasikan kepada segmen secara rasional, dan beban segmen mencakup amortisasi muhibah (goodwill) terkait.

20 Contoh kewajiban segmen ialah utang usaha dan utang lainnya, biaya yang masih harus dibayar, uang muka pelanggan, kewajiban diestimasi yang menyangkut jaminan produk, dan klaim lain yang berkaitan dengan penyediaan barang dan jasa. Kewajiban segmen tidak mencakup pinjaman, kewajiban sewa guna usaha secara finance lease (PSAK 30), dan kewajiban lainnya yang lebih ditujukan untuk pendanaan dan bukan untuk operasi. Jika beban bunga dimasukkan ke dalam hasil segmen, kewajiban berbunga terkait juga dimasukkan ke dalam kewajiban segmen. Kewajiban segmen yang operasi utamanya bukan jasa keuangan tidak mencakup pinjaman dan kewajiban sejenis karena hasil segmen lebih mencerminkan keuntungan atau kerugian operasi dibandingkan keuntungan atau kerugian neto pendanaan (net of financing). Selanjutnya, karena pinjaman sering dilakukan pada tingkat kantor pusat untuk keseluruhan perusahaan, sering kali kewajiban bunga tersebut tidak dapat dikaitkan langsung dengan segmen atau dialokasikan secara rasional kepada segmen.

21 Pengukuran aktiva dan kewajiban segmen meliputi penyesuaian atas nilai tercatat sebelumnya dari aktiva dan kewajiban segmen teridentifikasi yang diperoleh perusahaan melalui penggabungan usaha dengan metode pembelian walaupun penyesuaian tersebut dilakukan hanya untuk tujuan penyusunan laporan keuangan konsolidasi dan tidak dicatat, baik dalam laporan keuangan induk maupun dalam laporan keuangan anak perusahaan. Demikian juga halnya, jika aktiva tetap direvaluasi setelah terjadinya akuisisi sesuai dengan perlakuan akuntansi yang diizinkan oleh PSAK 16, pengukuran aktiva segmen mencerminkan revaluasi tersebut.

22 Pendapatan, beban, aktiva, atau kewajiban segmen ditentukan sebelum saldo dan transaksi dalam kelompok perusahaan dieliminasi dalam proses konsolidasi, kecuali untuk saldo dan transaksi di dalam kelompok perusahaan yang terjadi antara kelompok perusahaan yang berada dalam suatu segmen.

23 Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan perusahaan secara keseluruhan juga merupakan dasar kebijakan akuntansi segmen. Akan tetapi, kebijakan akuntansi segmen juga memuat kebijakan yang khusus terkait dengan pelaporan segmen, seperti identifikasi segmen, metode penetapan harga antar-segmen, serta dasar alokasi pendapatan dan beban ke segmen.

Copyright © Mitra Konsultindo-Konsultan Pajak ®

konsultan pajak , jasa konsultan pajak , konsultan pajak jakarta , konsultan pajak indonesia , konsultan pajak jabodetabek , konsultan pajak jakarta barat , konsultan pajak jakarta timur , konsultan pajak jakarta selatan , konsultan pajak jakarta utara , konsultan pajak jakarta pusat , konsultan pajak bogor , konsultan pajak depok , konsultan pajak tangerang , konsultan pajak bekasi , kantor konsultan pajak , konsultan pajak murah , jasa konsultasi pajak , tarif konsultan pajak , jasa laporan keuangan , pembuatan laporan keuangan , jasa manajemen bisnis , konsultan bisnis , jasa konsultan pajak jakarta , jasa konsultasi pajak , jasa laporan pajak , jasa laporan spt pajak , jasa laporan spt tahunan , jasa laporan spt masa bulanan , jasa laporan spt pajak orang pribadi , jasa laporan spt pajak badan usaha , jasa laporan spt pajak perusahaan , jasa laporan keuangan , jasa pembuatan laporan keuangan , jasa akuntansi , jasa pembukuan , jasa pembuatan laporan pajak , jasa pembuatan laporan spt pajak , jasa pembuatan laporan spt tahunan , jasa pembuatan spt pajak , jasa pembuatan spt tahunan , jasa pembuatan spt masa bulanan , jasa pembuatan spt tahunan orang pribadi , jasa pembuatan spt tahunan badan usaha , jasa pembuatan spt tahunan perusahaan , konsultan pajak 2014 , jasa konsultan pajak 2014 , konsultan pajak 2015 , jasa konsultan pajak 2015 , jasa laporan spt tahunan orang pribadi , jasa laporan spt tahunan badan usaha , jasa laporan spt tahunan perusahaan , jasa pembuatan spt tahunan orang pribadi , jasa pembuatan spt tahunan badan usaha , jasa pembuatan spt tahunan perusahaan , jasa pembuatan laporan pajak spt tahunan orang pribadi , jasa pembuatan laporan pajak spt tahunan badan usaha , jasa pembuatan laporan pajak spt tahunan perusahaan ,

jasa akuntansi , jasa akutansi , jasa pembukuan , jasa akuntansi pembukuan , jasa pembukuan akuntansi , jasa pembukuan laporan keuangan , jasa akuntansi laporan keuangan , jasa laporan keuangan , jasa pembuatan laporan keuangan , jasa pembuatan perusahaan , jasa pendiriaan perusahaan , jasa pembuatan usaha , jasa pendirian usaha , jasa pembuatan pt , jasa pendirian pt , jasa pembuatan cv , jasa pendirian cv , jasa audit , jasa audit laporan keuangan , jasa internal audit , jasa pengurusan izin usaha , jasa pengurusan ijin usaha , jasa perizinan usaha , jasa perijinan usaha ,

jasa akuntansi jakarta , jasa akutansi jakarta , jasa pembukuan jakarta , jasa akuntansi pembukuan jakarta , jasa pembukuan akuntansi jakarta , jasa pembukuan laporan keuangan jakarta , jasa akuntansi laporan keuangan jakarta , jasa laporan keuangan jakarta , jasa pembuatan laporan keuangan jakarta , jasa pembuatan perusahaan jakarta , jasa pendiriaan perusahaan jakarta , jasa pembuatan usaha jakarta , jasa pendirian usaha jakarta , jasa pembuatan pt jakarta , jasa pendirian pt jakarta , jasa pembuatan cv jakarta , jasa pendirian cv jakarta , jasa audit jakarta , jasa audit laporan keuangan jakarta , jasa internal audit jakarta , jasa pengurusan izin usaha jakarta , jasa pengurusan ijin usaha jakarta , jasa perizinan usaha jakarta , jasa perijinan usaha jakarta ,

jasa manajemen bisnis , jasa bisnis manajemen , jasa konsultan bisnis , jasa konsultan manajemen , jasa konsultan bisnis manajemen , jasa konsultan manajemen bisnis , jasa manajemen bisnis jakarta , jasa bisnis manajemen jakarta , jasa konsultan bisnis jakarta , jasa konsultan manajemen jakarta , jasa konsultan bisnis manajemen jakarta , jasa konsultan manajemen bisnis jakarta

===

jasa akuntansi bogor , jasa akutansi bogor , jasa pembukuan bogor , jasa akuntansi pembukuan bogor , jasa pembukuan akuntansi bogor , jasa pembukuan laporan keuangan bogor , jasa akuntansi laporan keuangan bogor , jasa laporan keuangan bogor , jasa pembuatan laporan keuangan bogor , jasa pembuatan perusahaan bogor , jasa pendiriaan perusahaan bogor , jasa pembuatan usaha bogor , jasa pendirian usaha bogor , jasa pembuatan pt bogor , jasa pendirian pt bogor , jasa pembuatan cv bogor , jasa pendirian cv bogor , jasa audit bogor , jasa audit laporan keuangan bogor , jasa internal audit bogor , jasa pengurusan izin usaha bogor , jasa pengurusan ijin usaha bogor , jasa perizinan usaha bogor , jasa perijinan usaha bogor ,

jasa manajemen bisnis bogor , jasa bisnis manajemen bogor , jasa konsultan bisnis bogor , jasa konsultan manajemen bogor , jasa konsultan bisnis manajemen bogor , jasa konsultan manajemen bisnis bogor ,

jasa akuntansi depok , jasa akutansi depok , jasa pembukuan depok , jasa akuntansi pembukuan depok , jasa pembukuan akuntansi depok , jasa pembukuan laporan keuangan depok , jasa akuntansi laporan keuangan depok , jasa laporan keuangan depok , jasa pembuatan laporan keuangan depok , jasa pembuatan perusahaan depok , jasa pendiriaan perusahaan depok , jasa pembuatan usaha depok , jasa pendirian usaha depok , jasa pembuatan pt depok , jasa pendirian pt depok , jasa pembuatan cv depok , jasa pendirian cv depok , jasa audit depok , jasa audit laporan keuangan depok , jasa internal audit depok , jasa pengurusan izin usaha depok , jasa pengurusan ijin usaha depok , jasa perizinan usaha depok , jasa perijinan usaha depok ,

jasa manajemen bisnis depok , jasa bisnis manajemen depok , jasa konsultan bisnis depok , jasa konsultan manajemen depok , jasa konsultan bisnis manajemen depok , jasa konsultan manajemen bisnis depok ,

jasa akuntansi tangerang , jasa akutansi tangerang , jasa pembukuan tangerang , jasa akuntansi pembukuan tangerang , jasa pembukuan akuntansi tangerang , jasa pembukuan laporan keuangan tangerang , jasa akuntansi laporan keuangan tangerang , jasa laporan keuangan tangerang , jasa pembuatan laporan keuangan tangerang , jasa pembuatan perusahaan tangerang , jasa pendiriaan perusahaan tangerang , jasa pembuatan usaha tangerang , jasa pendirian usaha tangerang , jasa pembuatan pt tangerang , jasa pendirian pt tangerang , jasa pembuatan cv tangerang , jasa pendirian cv tangerang , jasa audit tangerang , jasa audit laporan keuangan tangerang , jasa internal audit tangerang , jasa pengurusan izin usaha tangerang , jasa pengurusan ijin usaha tangerang , jasa perizinan usaha tangerang , jasa perijinan usaha tangerang ,

jasa manajemen bisnis tangerang , jasa bisnis manajemen tangerang , jasa konsultan bisnis tangerang , jasa konsultan manajemen tangerang , jasa konsultan bisnis manajemen tangerang , jasa konsultan manajemen bisnis tangerang ,

jasa akuntansi bekasi , jasa akutansi bekasi , jasa pembukuan bekasi , jasa akuntansi pembukuan bekasi , jasa pembukuan akuntansi bekasi , jasa pembukuan laporan keuangan bekasi , jasa akuntansi laporan keuangan bekasi , jasa laporan keuangan bekasi , jasa pembuatan laporan keuangan bekasi , jasa pembuatan perusahaan bekasi , jasa pendiriaan perusahaan bekasi , jasa pembuatan usaha bekasi , jasa pendirian usaha bekasi , jasa pembuatan pt bekasi , jasa pendirian pt bekasi , jasa pembuatan cv bekasi , jasa pendirian cv bekasi , jasa audit bekasi , jasa audit laporan keuangan bekasi , jasa internal audit bekasi , jasa pengurusan izin usaha bekasi , jasa pengurusan ijin usaha bekasi , jasa perizinan usaha bekasi , jasa perijinan usaha bekasi ,

jasa manajemen bisnis bekasi , jasa bisnis manajemen bekasi , jasa konsultan bisnis bekasi , jasa konsultan manajemen bekasi , jasa konsultan bisnis manajemen bekasi , jasa konsultan manajemen bisnis bekasi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *