Category Archives: PSAK 19

Pengeluaran Riset dan Pengembangan

Tax time

Laporan keuangan harus mengungkapkan jumlah keseluruhan pengeluaran riset dan pengembangan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan.

Pengeluaran riset dan pengembangan terdiri dari semua pengeluaran yang dapat dikaitkan secara langsung dengan kegiatan riset dan pengembangan atau yang dapat dialokasikan, secara rasional dan konsisten, kepada kegiatan-kegiatan tersebut.

Apabila Anda membutuhkan Jasa Konsultan Pajak silahkan  untuk menghubungi kami baik untuk konsultasi maupun berminat menggunakan jasa kami. Kami akan segera merespon pertanyaan Anda secepat yang bisa kami lakukan. Terima kasih.

Mitra Konsultindo Jasa Konsultan Pajak

Phone          : 082112290033
Telpon          : (021) 589 07 177
Email            : mitrakonsultindo99@gmail.com
Website     : www.mitrakonsultindo.co.id
 

Pengungkapan Umum

Konsultan Pajak Jakarta Jasa , Perlakuan Akuntansi Keuntungan Kontinjensi

Laporan keuangan harus mengungkapkan hal-hal berikut untuk setiap golongan aktiva tidak berwujud, dengan membedakan antara aktiva tidak berwujud yang dihasilkan secara intern dan aktiva tidak berwujud lainnya:

  1.  masa manfaat atau tingkat amortisasi yang digunakan;
  2. metode amortisasi yang digunakan;
  3. Nilai tercatat bruto dan akumulasi amortisasi (yang digabungkan dengan akumulasi rugi penurunan nilai) pada awal dan akhir periode
  4. unsur pads laporan keuangan yang di dalamnya terdapat amortisasi aktiva tidak berwujud; dan
  5. rekonsiliasi nilai tercatat pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan:
    (i) penambahan aktiva tidak berwujud yang terjadi, dengan              mengungkapkan secara terpisah penambahan yang berasal dari pengembangan di dalam perusahaan dan dari penggabungan usaha;
    (ii) penghentian dan pelepasan aktiva tidak berwujud;
    (iii) rugi penurunan nilai yang diakui pada laporan laba rugi periode berjalan sesuai dengan PSAK 48: Penurunan Mai Aktiva (jika ada);
    (iv) rugi penurunan Mai yang dibalik pada laporan laba rugi periode berjalan sesuai dengan PSA K 48: Penurunan Mai Aktiva (jika ada);
    (v) amortisasi yang diakui selama periode berjalan;
    (vi) selisih kurs neto yang timbul dari penjabaran laporan keuangan suatu entitas asing; dan
    (vii) perubahan lainnya dalam nilai tercatat selama periode berjalan. Informasi komparatif tidak dibutuhkan

Suatu golongan aktiva tidak berwujud adalah sekumpulan aktiva yang karakteristik dan penggunaannya dalam operasi perusahaan serupa. Contoh golongan aktiva tidak berwujud adalah:

  1. nama merek;
  2. piranti lunak komputer;
  3. lisensi dan waralaba;
  4. hak cipta, paten, dan hak kekayaan intelektual lainnya;
  5. resep, formula, model, desain, dan prototipe; dan
  6. aktiva tidak berwujud dalam pengembangan.

Golongan-golongan di atas dapat lebih diperinci (atau digabungkan) menjadi golongan yang lebih kecil (besar) sepanjang dapat menghasilkan informasi yang lebih relevan bagi pemakai laporan keuangan.

Di samping mengungkapkan informasi yang disyaratkan pada penjelasan sebelumnya, perusahaan juga perlu mengungkapkan informasi mengenai aktiva yang mengalami penurunan nilai sesuai dengan PSAK 48.

Perusahaan mengungkapkan karakteristik dan upaya dalam perubahan estimasi akuntansi yang mempunyai dampak material dalam periode berjalan atau yang diperkirakan akan memiliki dampak material dalam periode-periode selanjutnya sesuai dengan PSAK 25: Laba atau Rugi Bersih untuk Periode Berjalan, Kesalahan Mendasar, dan Perubahan Kebijakan Akuntansi. Pengungkapan tersebut dapat timbul dari perubahan dalam:

  1.  periode amortisasi;
  2. metode amortisasi; atau
  3. nilai sisa.

Laporan keuangan juga harus mengungkapkan:

  1. alasan perusahaan tidak mengikuti asumsi umum, yaitu masa manfaat suatu aktiva tidak berwujud tidak akan melebihi 20 tahun sejak tanggal aktiva tersebut tersedia untuk digunakan jika suatu aktiva tidak berwujud diamortisasi selama lebih dari 20 tahun; dalam memberikan alasan tersebut, perusahaan harus menjelaskan faktor-faktor penting da/am menentukan masa manfaat aktiva
  2. penjelasan, nilai tercatat dan periode amortisasi yang tersisa dari setiap aktiva tidak berwujud yang material bagi laporan keuangan secara keseluruhan;
  3. keberadaan dan nilai tercatat aktiva tidak berwujud yang hak penggunaannya dibatasi dan nilai tercatat aktiva Oak berwujud yang ditentukan sebagai jaminan atas utang; dan
  4. jumlah komitmen untuk memperoleh aktiva tidak berwujud.

Ketika perusahaan menjelaskan faktor-faktor penting dalam menentukan masa manfaat aktiva tidak berwujud yang diamortisasi selama lebih dari 20 tahun, perusahaan juga harus mempertimbangkan faktor-faktor yang disebutkan pada paragraf 59.

Apabila Anda membutuhkan Jasa Konsultan Pajak silahkan  untuk menghubungi kami baik untuk konsultasi maupun berminat menggunakan jasa kami. Kami akan segera merespon pertanyaan Anda secepat yang bisa kami lakukan. Terima kasih.

Mitra Konsultindo Jasa Konsultan Pajak

Phone          : 082112290033
Telpon          : (021) 589 07 177
Email            : mitrakonsultindo99@gmail.com
Website     : www.mitrakonsultindo.co.id
 

Penghentian (Retirement) dan Pelepasan

Konsultan Pajak Jakarta Jasa , Pengungkapan Kontinjensi

Suatu aktiva Oak berwujud tidak boleh lagi diaku/, dan harus dihilangkan dari neraca, saat aktiva tersebut dilepas atau ketika tidak ada lagi manfaat masa depan yang diharapkan dari penggunaannya dan pelepasan yang dilakukan sesudahnya
.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan suatu aktiva Oak berwujud ditentukan dengan menghitung selisih antara jumlah penerimaan bersih dari pelepasan aktiva dan nilai tercatat aktiva tersebut, serta diakui sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi.

Jika suatu aktiva tidak berwujud dipertukarkan dengan aktiva lain yang sejenis menurut kondisi yang dijelaskan dalam paragraf 29, biaya aktiva yang diperoleh sama dengan nilai tercatat aktiva yang dilepas dan tidak ada keuntungan atau kerugian yang dihasilkan.

Aktiva tidak berwujud yang dihentikan atau tidak lagi digunakan secara aktif dan rencananya akan dilepas dibukukan sebesar nilai tercatatnya pada tanggal aktiva tersebut tidak lagi digunakan secara aktif. Setidak-tidaknya setiap tanggal neraca, perusahaan menguji apakah aktiva tersebut telah mengalami penurunan nilai, dan mengakui rugi penurunan nilai tersebut, jika ada.

Apabila Anda membutuhkan Jasa Konsultan Pajak silahkan  untuk menghubungi kami baik untuk konsultasi maupun berminat menggunakan jasa kami. Kami akan segera merespon pertanyaan Anda secepat yang bisa kami lakukan. Terima kasih.

Mitra Konsultindo Jasa Konsultan Pajak

Phone          : 082112290033
Telpon          : (021) 589 07 177
Email            : mitrakonsultindo99@gmail.com
Website     : www.mitrakonsultindo.co.id
 

Pemulihan Kembali Nilai Tercatat – Rugi Penurunan Nilai

Konsultan Pajak Jakarta Jasa , Peristiwa Setelah Tanggal Neraca 2

Untuk menentukan apakah suatu aktiva telah mengalami penurunan nilai, perusahaan menerapkan PSAK 48: Penurunan Nilai Aktiva. PSAK tersebut menjelaskan bagaimana perusahaan meninjau ulang nilai tercatat aktivanya dan bagaimana perusahaan mengakui atau membalik rugi penurunan nilai.

Di samping persyaratan persyaratan yang ditentukan dalam PSAK 48: Penurunan Nilai Aktiva, suatu perusahaan harus mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali dad aktiva tidak berwujud berikut ini, paling tidak pada dap akhir tahun buku, walaupun tidak terdapat indikasi bahwa aktiva tersebut mengalami penurunan nilai, yakni :

  • aktiva tidak berwujud yang belum slap untuk digunakan; dan
  • aktiva tidak berwujud yang diamortisasi selama lebih dari 20 tahun sejak saat aktiva siap digunakan.
    Nilai yang dapat diperoleh kembali harus ditentukan sesuai dengan PSAK 48 dan rugi penurunan nilai harus diakui semestinya.

Kemampuan suatu aktiva tidak berwujud untuk menghasilkan manfaat ekonomis masa depan yang memadai untuk menutup biayanya, sulit diketahui secara pasti sampai

aktiva tersebut slap digunakan. Oleh karena itu, Pernyataan ini mensyaratkan perusahaan untuk melakukan pengujian, paling tidak setahun sekali, terhadap penurunan nilai tercatat aktiva tidak berwujud yang belum slap untuk digunakan.

Kadang-kadang sulit untuk mengidentifikasi apakah suatu aktiva tidak berwujud telah mengalami penurunan nilai karena, antara lain, tidak selalu ada bukti keusangan yang nyata. Kesulitan ini timbul terutama jika aktiva tidak berwujud memiliki masa manfaat yang lama. Oleh karena itu, Pernyataan ini mensyaratkan, sebagai suatu persyaratan minimum, perhitungan tahunan atas jumlah yang dapat diperoleh kembali dari suatu aktiva tidak berwujud jika masa manfaatnya melebihi 20 tahun sejak tanggal aktiva tersebut untuk digunakan.

Ketentuan untuk melakukan pengujian tahunan atas penurunan nilai suatu aktiva tidak berwujud berlaku jika estimasi kini dari masa manfaat aktiva melebihi 20 tahun sejak saat aktiva tersebut untuk digunakan. Dengan demikian, jika pada saat pengakuan awal aktiva tidak berwujud tersebut masa manfaatnya diestimasi kurang dari 20 tahun, tetapi kemudian perusahaan melakukan pengeluaran untuk memperpanjang masa manfaat aktiva tersebut menjadi lebih dari 20 tahun, maka perusahaan harus melaksanakan pengujian penurunan nilai sebagaimana diatur dalam paragraf sebelumnya.

Apabila Anda membutuhkan Jasa Konsultan Pajak silahkan  untuk menghubungi kami baik untuk konsultasi maupun berminat menggunakan jasa kami. Kami akan segera merespon pertanyaan Anda secepat yang bisa kami lakukan. Terima kasih.

Mitra Konsultindo Jasa Konsultan Pajak

Phone          : 082112290033
Telpon          : (021) 589 07 177
Email            : mitrakonsultindo99@gmail.com
Website     : www.mitrakonsultindo.co.id
 

Penelaahan Periode Amortisasi dan Metode Amortisasi

Tax

Periode amortisasi dan metode amortisasi ditelaah (ditinjau ulang) setidak-tidaknya setiap akhir tahun buku. Jika perkiraan masa manfaat aktiva berbeda secara signifikan dengan estimasi-estimasi sebelumnya, periode amortisasi harus disesuaikan .Jika terjadi perubahan yang signifikan dalam perkiraan pola konsumsi manfaat ekonomis dari aktiva, metode amortisasi harus diubah untuk mencerminkan pola yang berubah tersebut. Perubahan tersebut harus diperhitungkan sebagai perubahan estimasi akuntansi sesuai dengan PSAK 25: Laba atau Rugi Bersih untuk Periode Berjalan, Kesalahan Mendasar, dan Perubahan Kebijakan Akuntansi, yaitu dengan menyesuaikan biaya amortisasi untuk periode kini dan periode masa depan.

Pada saat tertentu, di sepanjang umur suatu aktiva tidak berwujud, mungkin timbul indikasi bahwa estimasi masa manfaat aktiva tersebut kurang tepat. Misalnya, masa manfaat dapat diperpanjang dengan melakukan pengeluaran yang memperbaiki kondisi aktiva sehingga kinerjanya melebihi standar yang diperkirakan semula. Di lain pihak, diakuinya rugi karena penurunan nilai dapat berarti periode amortisasi juga harus diubah.

Dengan berjalannya waktu, pola manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan akan dinikmati perusahaan dari suatu aktiva tidak berwujud dapat berubah. Misalnya, dapat timbul indikasi bahwa metode amortisasi saldo menurun ternyata Iebih tepat jika dibandingkan dengan metode garis lurus. Contoh Iainnya ialah apabila penggunaan hak yang diperoleh melalui suatu lisensi ditangguhkan menunggu tindakan/putusan pada komponen lainnya dari suatu rencana usaha, manfaat ekonomis yang timbul dari aktiva tersebut mungkin tidak diterima hingga periode berikutnya.

Apabila Anda membutuhkan Jasa Konsultan Pajak silahkan  untuk menghubungi kami baik untuk konsultasi maupun berminat menggunakan jasa kami. Kami akan segera merespon pertanyaan Anda secepat yang bisa kami lakukan. Terima kasih.

Mitra Konsultindo Jasa Konsultan Pajak

Phone          : 082112290033
Telpon          : (021) 589 07 177
Email            : mitrakonsultindo99@gmail.com
Website     : www.mitrakonsultindo.co.id